Kisah Dewasa 4 Hearts & A Fool – Part 13

Kisah Dewasa 4 Hearts & A Fool – Part 13by on.Kisah Dewasa 4 Hearts & A Fool – Part 134 Hearts & A Fool – Part 13 6 The Seed of Love Ooooohhhh…ssshhhhh….aahhhhhhh…geli paaaahhh…aaahhhh, Aku memekik pelan dan mendesis nikmat sekali, saat suami ku, Kevin sedang mengulum dan menjilati payudara ku, sambil meremas-remas payudara yang sebelahnya. Sshhhh…aaahhhh…Pa kamu kok jadi nafsu ginihh sihhh??…ooohhhhh…sedot yang kuaatttt paaahhh, Pekik ku di sela-sela pertanyaanku ke suamiku. Memang […]

multixnxx-Asian, Toys-2 multixnxx-Asian, Toys-1 tumblr_nzs60nCG8o1uulx4so2_12804 Hearts & A Fool – Part 13

6 The Seed of Love

Ooooohhhh…ssshhhhh….aahhhhhhh…geli paaaahhh…aaahhhh, Aku memekik pelan dan mendesis nikmat sekali, saat suami ku, Kevin sedang mengulum dan menjilati payudara ku, sambil meremas-remas payudara yang sebelahnya.

Sshhhh…aaahhhh…Pa kamu kok jadi nafsu ginihh sihhh??…ooohhhhh…sedot yang kuaatttt paaahhh, Pekik ku di sela-sela pertanyaanku ke suamiku.

Memang sejak semalam itu, suami ku langsung kaget saat masuk kamar, melihat diri ku yang memakai lingerie seksi model baby doll, berwarna putih transparan, tanpa menggunakan pakaian dalam apapun. Hingga membuat kedua payudaraku dan bulu kemaluanku menerawang dengan jelas.

Inilah Liana Aryanti Widjaja yang baru sayangku, suami ku. Pikirku, sambil menikmati cumbuan demi cumbuan dari Kevin, suamiku.

Aku memang mencoba ide yang Rangga katakan kepadaku semalam itu waktu di mobil. Dan suamiku sepertinya memang menjadi terangsang, saat dia mulai menciumiku sekujur tubuhku.

Kamu seksi banget sih ma malam ini, Ujar suami ku di telingaku, membuatku senang sekali.

Kemudian suamiku, Kevin mengecup pipiku, dan kemudian berbalik untuk tidur. Aku awalnya kecewa, karena setelah aku berpenampilan seperti ini saja, suamiku hanya mau menciumiku saja tanpa adanya cumbuan yang lebih jauh lagi.

Namun ternyata dugaanku salah. Sepertinya suami ku sedang mengisi tenaga nya lagi. Karena saat tengah malam, aku merasakan adanya sentuhan-sentuhan halus di sekujur tubuhku.

Aku merasakan rasa geli saat sesuatu seperti sedang menciumi bagian-bagian tubuhku. Ssssshhhhh…aaaaahhhhh., tanpa sadar aku memekik sambil membuka mataku, saat aku merasakan geli yang sangat nikmat di payudara ku.

Pa-papaa?…aaahhhhh…isep yang kuat pa…aaaahhhh, Aku terkejut melihat Kevin lagi menghisap payudaraku yang masih terbalut lingerie putih transparan itu. Dan aku langsung menekan kepala Kevin, agar lebih dalam dan kuat lagi menghisap payudaraku.

Ohhhh…enakkk banget paahhh…aaahhhh, Aku mulai merintih cukup keras. Tangan Kevin pun meremasi payudaraku yang satu lagi. Menambah kenikmatan di tengah malam.

Baju lingerie ku sudah basah kuyup di bagian dadanya, ulah dari suamiku. Kevin lalu menurunkan tali lingerie dari kedua bahu ku, dan menurunkannya, untuk membuka utuh kedua payudaraku.

Mulut Kevin pun langsung melumat langsung payudara yang sudah tidak tertutup kain apapun sekarang. Rasanya nikmat sekali. Aku sampai terpejam sambil menikmati cumbuan mulut Kevin di payudaraku.

Kevin kemudian membuka seluruh pakaiannya, dan Kevin kemudian menaikkan lingerie ku ke atas perut, hingga menampilkan bibir vagina ku yang mulai basah. Kevin kemudian langsung memposisikan tubuhnya, hendak memasukkan batang miiiknya ke dalam vagina ku.

Aku langsung teringat akan perkataan Rangga semalem, bagaimana dia mengajarkan ku untuk sedikit aktif dan nakal kepada suami ku. Yah kalo ga sekarang aku praktekan, apa gunanya semalem aku latihan bersama Rangga, pikirku.

Aku langsung memegang batang kemaluan Kevin yang sudah siap untuk memasuki diriku. Kevin terlihat kaget dan bingung aku menahannya seperti itu. Aku hanya tersenyum. Kemudian aku menarik tubuh Kevin agar tiduran di samping ku.

Mama mao kasih kejutan buat papa., Bisikku pelan di telinga suamiku. Aku mengikuti cara Rangga membangkitkan gairah ku semalam.

Aku menciumi telinga Kevin setelah berbisik di telinganya tersebut. Aku ciumin sekujur wajahnya, membuat Kevin terlihat terkejut kepadaku. Pipinya, keningnya, dagunya, terakhir bibirnya aku lumat. Lidahku langsung mencari-cari lidah Kevin. Aku hisap-hisap bibirnya sambil memainkan lidahku. Tangan Kevin langsung membelai rambutku sambil terus berciuman dengan penuh gairah.

Aku mengangkat kedua tangan Kevin agar meremas-remas payudaraku yang menggantung ini. Dan ciuman ku makin menggila saat Kevin mulai meremas-remasi lagi payudaraku.

Ssshhhh…ooohhhh…mamaahhh, Kevin bahkan mulai mendesis saat aku mulai menciumi bagian leher hingga ke dada dia. Aku mainkan putingnya, seperti yang Rangga ajarkan kepada ku. Lalu terus turun hingga ke perutnya.

Batangnya aku mainkan dengan tanganku, sambil mengurut-ngurut pelan. Sedangkan lidahku mulai menjilati pelan batang milik Kevin.

Aaahhhh…maahhh…tumbenn mamah mau jilatin punya papa?..ooohhh…emutt maahh, Kevin mulai bergerak tak bisa diam. Aku belum mau menuruti permintaannya. Aku masih ingin menggodanya dulu dengan terus menjilati ujung batang kemaluannya, hingga ke buah pelir milik Kevin.

Setelah cukup puas aku memainkan lidahku, saatnya aku memasukkan batang Kevin ini ke dalam mulutku. Pelan-pelan batang tersebut akhirnya masuk ke dalam mulutku. Aku mainkan lidahku sambil mengemut-ngemut pelan, dan berusaha agar tidak terkena gigi ku, sesuai ajaran Rangga.

Dan hasilnya sukses membuat Kevin terus mendengus kenikmatan. Sementara tangannya terus embelai rambutku.

Aaaahhhh…gilaaaa kamu maahhhh, desis Kevin sambil matanya terlihat merem-melek, menikmati kuluman mulutku di batangnya.

Dan kemudian aku menghentikan kulumanku, dan langsung sedikit menjauh dari suamiku. Kevin wajahnya terlihat bingung campur kesel mungkin, saat sedang enak-enaknya, aku melepaskan kulumanku. Hihihi. Just wait and see my love, ujarku dalam hati, sambil tersenyum menggoda. Aku menggigit bibir bawahku sambil menatap wajah Kevin.

Aku mulai berdiri, namun dengan gerakan perlahan dan sedikit meliuk-liuk, aku melepaskan lingerie ku. Dan kemudian aku membelakangi wajah Kevin, dan menggoyang-goyangkan pantatku di depan wajah Kevin.

Kevin yang mungkin sudah dalam gairah tinggi, langsung menangkap pantat ku dan langsung menjilati bibir vagina ku yang sudah basah.

Ooooohhhhh paaahhh…sssshhhhh….aaaaaahhhhh, Aku juga menggoyangkan pantatku saat Kevin sedang memainkan lidahnya di vaginaku.

Batang Kevin pun langsung aku kulum lagi, sambil ku kocok juga menggunakan tanganku. Lidah Kevin sepertinya masuk semakin dalam ke dalam liang vagina ku, membuatku merasa sangat geli sekali, tapi nikmatnya hampir tidak tertahankan.

Aku terus berguman, sambil mengulum batang Kevin yang sudah keras sekali. Dan Kevin pun tampak sesekali menyentakkan pantatnya ke atas, seakan ingin memasukkan batangnya lebih dalam lagi ke dalam mulutku.

Aaaarrgghhhh gilaaa maahhh aku ga tahan lagiihhh, Seru Kevin saat berusaha mendorong tubuhku ke samping, agar aku melepaskan kulumanku di batangnya.

Kevin langsung bangun, dan saat aku masih menungging, Kevin langsung menarik pantatku, dan tanpa aba-aba Kevin pun langsung memasukkan batang kemaluannya, menerobos liang vaginaku.

Aaaauuggghhhh…sakittt paaahhh…pelan-pelaannn, Pekik ku kesakitan, saat batang Kevin langsung masuk dengan cukup kasar menurutku. Mungkin Kevin benar-benar sudah tidak tahan lagi, pikirku.

Kevin langsung memompaku dengan kecepatan maksimal. Sementara tangan Kevin langsung meremasi kedua payudara ku yang bergelayutan, seiring dorongan demi dorongan dari Kevin.

Ohhhh…Kevv…ssshhh…yangg cepett lagiihhh Kevvv…aahhhhh, Aku mendesis keras saat menikmati kayuhan pantat Kevin, saat batang kemaluannya dengan cepat menggesek titik-titk sensitif di dalam vagina ku.

Pukulin pantat gw Kev, Pintaku ke Kevin, suami ku.

PLAK! PLAKKK! Ohhhh…Li…memek lu enak banget Li…aaahhhh, Desis Kevin sambil tangannya menepak-nepak pantatku hingga sedikit memerah.

Ohhhh Kevvvv…sodok yang kencenggg, Aku merasa sudah hampir mendapatkan orgasme ku.

Aaaarrggg maaa…enakk banget, papa ga tahann lagi maaaa. Belum sampai 5 menit, Kevin langsung teriak. Sepertinya Kevin akan segera ejakulasi.

Dan benar saja, tangan Kevin langsung mencengkram dengan erat pantatku, sementara pantat Kevin mendorong sekuatnya ke arah depan, berusaha memasukkan batang kemaluannya sedalam-dalamnya ke liang rahim ku.

Sretttt! Sretttt! Sretttt! Sretttt! Aku merasakan beberapa kali semburan hangat sperma Kevin. Aku sebetulnya belum sampai orgasme, namun aku sudah puas bisa membuat Kevin menjadi tidak tahan lama seperti ini. Karena biasanya Kevin cukup tahan lama bila sedang bercinta denganku.

Kevin langsung roboh, sambil ngos-ngosan, berusaha mengambil nafasnya kembali. Sementara aku berbaring di samping Kevin sambil menatapnya.

Enak ga pa?, tanyaku kepada Kevin sambil tersenyum. Sementara cairan sperma Kevin mulai mengalir keluar dari lubang vagina ku, dan menetes di atas seprei tempat tidur kami.

Gilaaaa…enakk banget ma…papa ga tahan banget, maaf ya sayang, kamu belum dapet kan? Kamu kok jadi agak liar dan menggoda banget sih ma?, Jawab suamiku, dan kemudian bertanya balik.

Hehe…gapapa sayang, aku cuma pengen bikin kamu puas aja ML ama aku pa, pengen kamu bergairah banget kalo ngeliat aku seksi ama nakal gini., Jawabku jujur.

Aku kemudian bangun dan langsung mengulum batang kemaluan Kevin yang masih penuh lendir dari vagina ku dan juga sperma Kevin. Aku jilatin batang itu sampai bersih kembali.

Haahhhh…gilaaaa enakk banget ma, Ujar Kevin lagi. Hihihi, makasih ya Rangga sayang, uda ngajarin aku gimana bikin suamiku klepek-kelepek. Dan aku pun kemudian rebahan di dada suamiku.

I love you Kev…, bisik ku kepadanya. Kevin pun juga memandangku, dengan pandangan sayu. Mungkin merasa bersalah sudah selingkuh dengan cewe lain, pikirku.

I love you too Li…, Jawab suamiku dengan lembut, sambil mencium keningku.

Author: 

Related Posts

Comments are closed.